ANALISA PERBANDINGAN BIAYA PEMBUATAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) INDIVIDU DAN KOMUNAL
DOI:
https://doi.org/10.51988/jtsc.v4i1.127Keywords:
Installation, Channels, Waste, HealthAbstract
Poverty alleviation is still a challenge for district or city governments because it is a problem that must be resolved immediately to improve the economy in residential areas. Emphasis is needed from the government to increase access to basic settlement infrastructure that can create jobs for the community, according to the direction of the President of the Republic of Indonesia at a limited meeting on 18 October 2017. Population access to domestic wastewater and waste facilities in underdeveloped village areas is related to aspects of health, environment, socio-cultural education, and poverty. With the availability of domestic wastewater and solid waste facilities as well as an understanding of clean living, there are fewer cases of malnutrition and stunting. Solutions in the provision of domestic wastewater and settlement waste facilities, especially for Low-Income Communities (LIC) in disadvantaged village environments through the implementation of Rural Sanitation Development research
References
Annelies, J. (2002). Indicators for the Sustainability Assesment od Wastewater Treatment Systems. Eindhoven University of Technology. Netherland. Technical University Hamburg, Germany: Institute of Municipal and Industrial Wastewater Management.
Bappeda.jogjaprov, D.(2020). Akses Air Bersih Dan Sanitasi. Yogyakarta: Bappeda.jogjaprov.
Barat, K. P. (2021). Petunjuk Teknis Program Pembangunan Sanitasi Perdesaan Padat Karya. Bandung: BPPW Jawa Barat.
Budiharjo, E. (1991). Percikan Masalah Arsitektur, Perumahan, Perkotaan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Citeureup, B. K. (2018). Dokumen Rencana Aksi Perbaikan Sanitasi, Community Sanitation Improvement Action Plan (CSIAP). Cimahi: Pokja Kelurahan Citeureup.
Citeureup, B. K. (2018). Rencana Kerja Masyarakat (RKM) Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS-IDB). Cimahi: Pokja Kelurahan Citeureup.
Conyers, D. (1994). Perencanaan Sosial Di Dunia Ketiga. Terjemahan Susetiawan, . Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Dr. Oksfriani Jufri Sumampouw, S. (2021). Kesehatan Lingkungan Kawasan Pesisir Dan Kepulauan. Menado: Digital Library Ars University.
Eddy, M. a. (2004). Wastewater Engineering. New York: Mc Graw Hill.
Fajarwati, A. (2008). Perencanaan Sistem Penyaluran Air Buangan Domestik Kota Palembang. (E. E. Programme, Ed.) Studi Kasus: Kecamatan Ilir Timur I dan Kecamatan Ilir Timur II , 0-0.
Ginanjar, K. (1997). Pemberdayaan Masyarakat: Konsep Pembangunan Yang Berakar Pada Masyarakat. Yogyakarta: UGM.
Harudyawati, D. (2016). Pengelolaan Ipal Komunal yang Berkelanjutan di Dusun Sengkan, Sleman. Yogyakarta: Doctoral Dissertation, UII, Yogyakarta.
Kartika, F. (2016). World Commission on Environmental Development (WCED, 1987). Keberlanjutan Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPAL) Berbasis Masyarakat, Gunung Kidul, 1, Vol.8 No.1.
Khairuddin. (1992). Pembangunan Masyarakat Tinjauan Aspek Sosiologi, Ekonomi, dan Perencanaan. Yogyakarta: Liberty.
Krisna P, L. L. (2003). Indikator dan Alat Ukur Prinsip Akuntabilitas, Transparansi dan Partisipasi“, . Jakarta: Sekreariat Good Governance. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Mardiastuti, A. (2022). Sanitasi Adalah: Pengertian, Jenis, Manfaat dan Contoh Penerapannya. Jawa Barat: detikJabar.
Maryanti, E. (2013). Profil Penderita Diare Anak di Puskesmas Rawat inap Pekan Baru. Jurnal Online Mahasiswa (JOM).
Marzali, A. (2003). Akses Peran Serta Masyarakat, Lebih Jauh Memahami Community Development. Jakarta: Indonesia Center For Suistainable Development (ICSD).
Nasrullah. (2007). Studi Kelayakan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja Kota Salatiga. Jurnal Presipitasi. 3 (2): 1-11. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan Analisis Daya Tampung Septic Tank Type Komunal Di Kelurahan Tegal Gundil Kota Bogor Ari Apriyana PT. Nusantara Surya Sakti , 3(2): 1-11.
Panudju, B. (1999). Pengadaan Perumahan Kota Dengan Partisipasi Masyarakat Penghasilan Rendah. Bandung: Alumni.
PUPR, K. (2020). Surat Edaran Direktorat Jenderal Cipta Karya PUPR Nomor: 03/SE/DC/2020 Lampiran C Perdesaan Padat Karya. Jakarta: Kementrian PUPR.
Rakyat, K. P. (2016). Buku 3 Pembangunan Infrastruktur SANIMAS IDB (Islamic Development Bank). Jakarta: Direktorat Pengembangan PLP Gedung Direktorat Jenderal Cipta Karya Lt.7.
Reni. (2018). Efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Berdasarkan Parameter BOD, COD, dan TSS. (Studi Di Dusun Denok Wetan, Desa Denok, Kabupaten Lumajang). Skripsi. Universitas Jember,-.
Rhomaidi. (2008). Pengelolaan Sanitasi Secara Terpadu Sungai Widuri. Studi Kasus Kampung Nitiprayan Yogyakarta.
Ronim Azizah, A. N. (2013). Sanitasi Ekologis Pada IPAL Sanimas Sebagai Penghasil Biogas Dalam Mendukung Kegiatan Sosial Pada Ruang Publik Di Kampung Joyotakan Surakarta. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 13-20.
Sanoff, H. (2000). Community Participation Methods in Design and Planning. New York: John Wiley & Son.
Schubeler, P. (1996). Participation and Partnership in Urban Infrastructure Management. Washington DC: The World Bank.
Sehat, K. S. (2021). Rencana Kerja Masarakat (RKM) Desa Puncaksari Kecamatan Sindangkerta. Kabupaten Bandung Barat: Fasilitator Social.
SIRUSA, B. P. (2020). Persentase Rumah Tangga Yang Memiliki Akses Terhadap Layanan Sanitasi Layak. Jakarta: BPS.
Slamet. (1994). Pembangunan Masyarakat Berwawasan Peran Serta. Surakarta: UNS Press. Surakarta: UNS Press.
Slamet, Y. (1993). Pembangunan Masyarakat Berwawasan Partiisipasi. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Soeparman, H. (2002). Pembuangan Tinja Dan Limbah Cair. Jakarta: Buku Kedokteran.
Suparlan. (1988). Pedoman Pengawasan Sanitasi Tempat-tempat umum. Surabaya: Akademi Penilik Kesehatan.
Suprihatin. (2020). Evaluasi Pengolahan Air Limbah Domestik dengan IPAL Komunal di Kota Bogor. Surya Cipta Ramadhan Kete,. Jurnal Teknologi Lingkungan: Identifikasi dan Sebaran Intrusi Air Laut terhadap Air tanah Dangkal di Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Vol. 21 No. 2.
Susanthi, D. (2018). Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal di Kota Bogor, Jurnal Permukiman, Vol 13, No 1.
Sutapa, I. D. (2000). Teori Bioflokulasi Sebagai Dasar Pengelolaan Sistem Lumpur Aktif. (P. P. Limnologi-LIPI, Ed.) Jurnal Studi Pembangunan, Kemasyarakatan Dan Lingkungan, Vol.2 No.1. 76-83.
Sutomo. (1998). Menempatkan Masyarakat pada Posisi Sentral dalam Proses Pembangunan. Jurnal Sosial Politik, Vol.2, No.1 Juli.
Umar MA, B. M. (2011). Peran Masyarakat dan Pemerintah dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik di Wilayah Ternate Tengah. Ternate: Majalah Geografi Indonesia.
Wiranto. (2001). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Limbah. Proceeding Seminar Dalam Rangka Peningkatan Ekonomi Masyarakat dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Studi Kasus.
Wulandari, F. R. (2014). Perencanaan Pengolahan Air Limbah Sistem Terpusat. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, Universitas Sriwijaya.
Yanti, N. I. (2006). Identifikasi Partisipasi Masyarakat, Dalam Pemeliharaan Jalan Di Perumahan. Tugas Akhir Jurusan Teknik Planologi, Universitas Indonusa Esa Unggul Jakarta.
Yeang. (2006). Design for Water Conservation, Recycling, Harvesting. London: John Wiley.
Yudohusodo, S. d. (1991). Rumah Untuk Semua Rakyat. Jakarta: Menteri Perumahan Rakyat (Menpera).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknik Sipil Cendekia (JTSC)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











